Fungsi Ilmu Sosial Secara Mendasar

Hakikat teori ilmu sosial merupakan bagaiamana kita memahami dan mempelajari apa yang terjadi di masyarakat serta bagaimana  manusia bertingkah laku untuk mencapai kesejahteraan. Menurut Ralf Dahrendorf ilmu sosial merupakan suatu konsep yang mengkaji begitu dalam akan pendefinisian seperangkat disiplin akademik yang memberikan perhatian pada aspek-aspek kemasyarakatan manusia. Pada akhirnya, jika mempelajari teori ilmu social maka kita mempelajari bagaimana berkehidupan berasyarakat. Didalam bermasyarakat kita mengenal yang namanya interaksi, interaksi tersebut salah satunya adalah interaksi simbolik yang mana dikemukakan oleh Herbert Blumer sekitar tahun 1939. Karakteristik teori ini adalah suatu hubungan yang terjadi secara alami antara manusia dalam masyarakat dan hubungan masyarakat dengan individu.
Pada awal perkembangannya, interaksi simbolik lebih menekankan studinya tentang perilaku manusia pada hubungan interpersonal, bukan pada keseluruhan kelompok atau masyarakat. Seiring dengan perkembangan zaman interaksi simbolik di anggap sebagai interaksi yang sangat baik. Proposisi paling mendasar dari interaksi simbolik adalah perilaku dan interaksi manusia itu dapat dibedakan, karena dapat ditampilkan lewat simbol dan maknanya. Kompetensi yang paling mendasar jika kita mempelajari teori ilmu sosial adalah kita bisa mengetahui bahwa teori ada didunianya masing-masing, tetapi saling berkaitan. Dalam hal ini penulis membuat kesimpulan yang sangat sederhana, untuk memepejari fenomena-fenomena yang sedang terjadi dalam masyarakat kita harus mempelajari ilmu sosial sebagai dasarnya. Sehingga apa yang terjadi pada masyarakat dapat kita pahami dan kita sampaikan sesuai dengan metode ilmiah.

Sumber;
I.B. Wirawan, 2013, Teori-Teori Sosial Dalam Tiga Paradigma, Penerbit Kencana, Jakarta.

http://sugengrusmiwari.blogspot.com/search?updated-max=2014-10-27T01:11:00-07:00&max-results=3&reverse-paginate=true

Komentar